Berikut Tips Liburan yag Aman Saat Pandemi

Liburan dimasa pandemi Covid-19 berbeda dengan liburan yang biasa dilakukan sebelum masa pandemi. Karena harus melalui beberapa prosedur protocol Kesehatan sebelum melakukan perjalanan, seperti melampirkan sertifikat vaksin, hasil tes PCR, dan kegiatan karantina untuk mencegah penularan virus.

Terlebih kemunculan varian Covid 19 yang mengancam momen liburan natal dan tahun baru. Varian Covid-19 1.1.529 atau Omicron yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, dengan cepat telah menyebar ke 40 negara di dunia seperti Amerika, Kanada, Malaysia, Singapura, dan Australia telah mengkonfirmasi varian kasus Omicron di negaranya.

Orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik Ketika menghadapi varian baru jenis Omicron ini, dibandingkan dengan orang yang mendapat kekebalan tubuh alami karena sudah menjadi penyitas Covid-19.

Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang dalam beberapa waktu terakhir terbilang landau dan dengan angka penularan yang rendah, serta berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan, antibody masyarakat sudah terbilang tinggi bahkan ada beberapa daerah aglomerasi telah mendapatkan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Meski begitu, pemerintah tetap mengatur syarat perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri. Perjalanan jarak jauh dalam negeri wajib melakukan vaksinasi lengkap dan hasil antigen negative maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Anak-anak dapat melakukan perjalanan dengan syarat PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara, 1×24 jam untuk perjalanan darat maupun laut.

Syarat perjalanan luar negeri juga akan diperketat dengan syarat penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia.

Penting untuk parents mengetahui dan mengikuti aturan serta protokol Kesehatan yang dianjutkan oleh pemerintah untuk memastikan bahwa perjalanan tersebut aman. Berikut adalah 5 upaya yang dapat membantu menangkal varian baru Covid-19 Omicron:

  1. Cari tahu kondisi lokasi tujuan – penting bagi tiap individu yang akan melakukan perjalanan di situasi seperti ini untuk selalu memantau kondisi di tempat tujuan. Dokter John Torres dari Amerika Serikat mengatakan kunci dari berpergian yang aman pada masa seperti ini adalah bersikap fleksibel. Bila lokasi tujuan mengalami kasus kenaikan, kurangi jumlah orang yang akan ikut dalam perjalanan tersebut dan pastikan orang yang ikut berkegiatan Bersama selalu aman.
  2. Vaksinasi – Melakukan vaksinasi sebelum berpergian adalah hal wajib. Bila memungkinkan tambahkan booster untuk mendapat perlindungan optimal. Fungsi booster adalah membantu meningkatkan efektivitas vaksin sebelumnya.
  3. Tes PCR – Melakukan tes PCR memberikan pengaruh signifikan terhadap jalannya liburan. Meski hanya berlaku satu atau dua hari, hasil tes akan membantu mencegah terjadinya penyebaran yang lebih luas.
  4. Hindari kegiatan yang beresiko – Ketika berperfian, hindari pesta, atau kerumunan di tempat wisata. Patuhi protocol Kesehatan saat berada dimanapun dengan keluarga sekalipun. Pastikan masker tetap terpakai dengan benar dan selalu menjaga jarak.
  5. Pastikan sirkulasi udara baik – jika melakukan pertemuan dengan kerabat dekat dalam satu rumah atau satu ruangan, pastikan aliran udara optimal dengan membuka jendela dan pintu.

 Sekolah Jakarta Multicultural School (JMS) sebagai sekolah International School Jakarta, selama masa lliburan, meminta parents untuk mengisi form sebagai bentuk pemberitahuan Ketika akan berpergian keluar kota atau keluar negeri untuk keamanan seluruh warga sekolah dan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

 

 

 

 

Share This Post!

Bergabunglah dengan Pengalaman Kami!

Menjadi bagian dari JMS bukan hanya untuk program belajar yang menyenangkan,
tetapi juga untuk mengembangkan masa depan mereka.

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.