Panduan Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

Tak bisa dipungkiri kalau penggunaan gadget oleh anak-anak sekarang sudah menjadi hal yang begitu lumrah. Meskipun awalnya pemberian gadget pada anak bertujuan untuk mengalihkan perhatiannya, namun jika terus-terusan dilakukan malah bisa membuat anak jadi kecanduan. Sebagai orang tua, Anda bisa ambil langkah berikut ini untuk mengatasi kecanduan anak pada gadget  

Mengapa Kecanduan Gadget pada Anak Harus Dihentikan?   

Gadget memang bisa menjadi media penghibur bagi anak. Namun, jika penggunaan gadget oleh anak sifatnya berlebihan, maka itu tanda bahwa Anda sebagai orang tua harus memikirkan cara untuk mengurangi waktu penggunaan gadgetnya. Pasalnya, jika anak dibiarkan begitu saja menggunakan gadget kapan pun ia inginkan, maka bisa-bisa ia jadi kecanduan gadget.

Candu akan gadget bukanlah suatu kondisi yang bisa dianggap sepele, apalagi jika itu terjadi di masa kanak-kanak. Masa kanak-kanak yang seharusnya menjadi masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, akan bisa berlangsung tak optimal, dikarenakan penggunaan gadget yang berlebihan dan tak terkontrol.

Kecanduan anak pada gadget erat dikaitkan dengan terganggunya fungsi otak anak. Anak yang telah terpapar oleh gadget dan menghabiskan banyak waktunya menggunakan gadget, disebut berisiko susah untuk fokus, perkembangan kognitifnya melambat, serta menurunkan kemampuannya untuk mengontrol dirinya sendiri.

Tak hanya itu saja, kecanduan gadget juga bisa meningkatkan risiko anak mengalami kegemukan atau berat badan berlebih. Kondisi ini terjadi tentu saja karena anak lebih banyak menghabiskan waktu untuk duduk atau tiduran, sembari mengakses gadgetnya. Padahal, di usianya tersebut anak seharusnya bergerak dengan aktif, sehingga kalorinya tak menumpuk di dalam tubuh.

Anak yang mengalami kecanduan gadget juga berisiko untuk kesulitan dalam mengembangkan kemampuannya berkomunikasi. Pasalnya, tidak ada komunikasi yang terbangun pada saat anak menggunakan gadget. Nantinya, ditakutkan anak akan kesulitan untuk membangun komunikasi yang baik dengan orang tua, teman, maupun dengan orang lain di sekitarnya.

Atas dasar beberapa alasan di ataslah, penggunaan gadget secara berlebihan dan tak kenal waktu oleh anak, dianggap sebagai suatu hal yang mesti dihentikan. Tak masalah jika anak menggunakan gadget, asalkan penggunaan gadget terkontrol dan tak menyita sebagian besar waktunya. Dengan begini juga, maka anak bisa bertumbuh dengan sebagaimana mestinya.

Lakukan Hal Ini untuk Mengatasi Kecanduan Anak pada Gadget

Banyak orang tua tak sadar bahwa kelonggaran untuk mengakses gadget yang diberikan pada anak, malah menjadi bumerang nanti pada akhirnya. Akan butuh usaha ekstra untuk memisahkan anak dengan gadget yang sering digunakannya, namun hal itu bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Simak berikut ini 8 cara yang bisa dilakukan, untuk mengatasi kecanduan gadget tersebut. 

 

  1. Jadi Role Model yang Baikbagi Anak

    Orang tua merupakan role model pertama bagi anaknya. Baik itu untuk kebiasaan baik atau pun kebiasaan buruk. Nah, bayangkan jika Anda sebagai orang tau tidak mencontohkan hal yang tepat pada anak mengenai penggunaan gadget. Kebiasaan Anda sendiri yang menggunakan gadget berlebihan di rumah, tak jarang mempengaruhi anak untuk melakukan hal serupa.
    Tak sedikit orang tua yang melarang anaknya menggunakan gadget, padahal dirinya sendiri banyak menghabiskan waktu dengan gadget ketimbang dengan anaknya. Makanya, jangan heran jika anak pun melakukan hal yang sama, karena ia mencontoh apa yang dilihatnya dari kebiasaan orang tuanya.
    Jika selama ini Anda merupakan orang tua yang juga ketergantungan atas gadget, ubahlah kebiasaan tersebut mulai dari sekarang. Jadilah role model yang baik untuk anak, dengan cara mengurangi waktu dalam menggunakan gadget. Dengan begini, anak akan bisa menirunya dan juga menerima instruksi dari Anda, untuk mengurangi waktunya menggunakan gadget.

  2. Perbanyak Aktivitas Tanpa Gadget di Rumah

    Jangan melulu menyalahkan anak karena kebiasaannya menggunakan gadget. Bisa jadi anak terbiasa menggunakan gadget dikarenakan tidak ada aktivitas menarik lain yang bisa dilakukannya di rumah, sehingga gadget menjadi pilihan satu-satunya untuk mengisi waktu. Nah, jika ini situasi yang mungkin Anda alami, perbanyaklah aktivitas tanpa gadget di rumah.
    Ada begitu banyak aktivitas tanpa gadget yang bisa Anda lakukan bersama anak di rumah, baik itu dilakukan di  luar maupun di dalam rumah. Anda bisa mengajaknya membaca buku bersama, mewarnai, membuat bangunan dari bahan bekas, berkebun, bernyanyi, menari, dan beragam bentuk aktivitas lainnya yang tentunya membuatnya lebih banyak berinteraksi dengan Anda.
    Selain membantu melepasnya dari gadget yang sebelumnya begitu sering ia gunakan, melakukan cara ini juga akan bisa memperkuat hubungan antara Anda dengan si buah hati. Anak akan merasa lebih dekat dengan Anda, begitupun sebaliknya. Anak juga bakal menyadari bahwa orang tuanya sayang padanya, karena meluangkan waktu untuk bermain bersama dengannya.

  3. Terapkan Peraturan Ruangan Tanpa Gadget

    Anda tentu sadar bahwa anak yang kecanduan gadget, sama sekali tak mengenal tempat saat menggunakan gadgetnya. Ia bisa menggunakan gadget di mana pun ia inginkan, baik itu di ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, atau di ruang lainnya di dalam rumah. Kebiasaan seperti ini juga memperlihatkan bahwa anak terbiasa melakukan suatu hal, tidak pada tempatnya.
    Kebiasaan penggunaan gadget yang seperti ini bisa coba sedikit demi sedikit dikurangi dengan menerapkan peraturan ruangan tanpa gadget. Jadi, anak tidak diperbolehkan menggunakan gadget di ruangan tertentu di rumah, misalnya saja di ruang makan, ruang tamu, atau kamarnya. Cara ini juga akan mengajarkan anak untuk fokus melakukan aktivitas sesuai dengan tempatnya.
    Jika memungkinkan, sediakan ruang khusus seperti ruang gadget atau ruang bermain, di mana anak diperbolehkan mengakses gadget di sana dalam durasi waktu yang Anda tentukan sebelumnya. Tentunya, penggunaan gadget di ruangan ini juga di bawah pengawasan Anda, sehingga penggunaan gadget oleh anak bisa tetap sehat dan terkontrol. 

  4. Atur Durasi Waktu Penggunaan Gadget

    Layaknya aturan mengenai tempat yang diperbolehkan untuk mengakses gadget, Anda juga jangan lupa untuk mengatur durasi waktu penggunaan gadget, serta kapan saja anak bisa menggunakan gadget mereka. Anda bisa memberikan beberapa opsi terkait dengan waktu untuk menggunakan gadget tersebut, sehingga Anda bisa memilih salah satu yang paling tepat untuknya.
    Satu hal yang patut untuk diperhatikan dalam memberikan opsi waktu penggunaan gadget adalah jangan sampai waktu itu mempengaruhi aktivitas penting lainnya yang mesti dilakukan oleh anak. Misalnya saja, Anda bisa beri waktu untuk menggunakan gadget di siang hari pada saat libur sekolah, sehingga tak akan mempengaruhi waktu anak untuk belajar.
    Durasi waktu penggunaan gadget juga harus begitu diperhatikan. Jangan sampai durasinya terlalu panjang, yang kemudian bakal bisa membuat anak kesulitan kembali untuk pisah dengan gadgetnya. Pastikan juga tak ada penguluran waktu dalam berhenti pakai gadget saat durasinya habis, agar bisa sekaligus mengajarkan anak untuk disiplin waktu.    

  5. Luangkan Lebih Banyak Waktu untuk Anak

    Banyak orang tua yang menyalahkan anaknya, karena menggunakan gadget secara berlebihan atau tak terkontrol. Padahal, kebanyakan pemicu dari kebiasaan ini adalah orang tua sendiri. Orang tua kurang membagi waktunya dengan anak, sehingga anak pun mencari kesibukannya sendiri di antaranya dengan cara menggunakan gadget.
    Maka dari itu, jika ingin ketergantungan anak akan gadget berkurang, Anda sebagai orang tua pun juga harus berubah. Luangkan lebih banyak waktu untuk anak, sehingga anak pun merasa mereka punya tempat untuk mengadu dan bercerita. Saling sharing dan berkomunikasi dengan anak akan bisa memperkuat dan memperdalam hubungan antara orang tua dan si buah hati.

  6. Jangan Jadikan Gadget untuk Menenangkan Anak

    Tak bisa dipungkiri kalau gadget menjadi andalan banyak orang tua untuk menenangkan atau mengalihkan perhatian anaknya. Bahkan, untuk bisa membuat orang tua fokus di pekerjaan atau aktivitas yang dilakukannya, anak pun dibiarkan mengakses gadget. Alhasil, anak pun jadi kecanduan menggunakan gadget.
    Sebagai orang tua, Anda harus bisa bijak dalam mengalihkan perhatian anak. Tak melulu harus dengan gadget, Anda juga bisa lakukan aktivitas yang menarik bagi anak, serta bisa mendukung tumbuh kembang anak. Dengan begini, kecanduan anak akan gadget jadi bisa dihindari dan anak pun bisa belajar hal baru dari aktivitas yang dilakukannya bersama dengan Anda.  

  7. Lengkapi Gadget dengan Kata Sandi atau Password

    Salah satu penyebab anak dengan mudahnya bisa menggunakan dan mengakses banyak hal melalui gadgetnya adalah karena gadget tidak dilengkapi dengan kata sandi atau password. Oleh sebab itu, untuk bisa mengatasi kecanduan anak atas gadget tersebut, Anda bisa mulai juga dengan memasang password di gadget, sehingga anak tak akan bisa mengaksesnya.
    Hal penting yang harus diperhatikan adalah, jangan sesekali memberikan password pada anak atau pun menginput password secara terang-terangan di depan anak. Anak adalah pengingat yang baik, sehingga bisa saja mereka mengakses gadget dengan sendirinya menggunakan password yang sebelumnya Anda berikan.
    Orang tua juga perlu memperhatikan kombinasi kata sandi yang digunakan untuk mengakses gadget. Gunakanlah kombinasi kata sandi yang kompleks, yang tak memungkinkan anak untuk menebaknya. Hindari penggunaan kata sandi yang mudah, misalnya seperti tanggal ulang tahun anak atau angka lain yang anak sudah familier dengannya.

7.      Lengkapi Gadget dengan Kata Sandi atau Password

Salah satu penyebab anak dengan mudahnya bisa menggunakan dan mengakses banyak hal melalui gadgetnya adalah karena gadget tidak dilengkapi dengan kata sandi atau password. Oleh sebab itu, untuk bisa mengatasi kecanduan anak atas gadget tersebut, Anda bisa mulai juga dengan memasang password di gadget, sehingga anak tak akan bisa mengaksesnya.

Hal penting yang harus diperhatikan adalah, jangan sesekali memberikan password pada anak atau pun menginput password secara terang-terangan di depan anak. Anak adalah pengingat yang baik, sehingga bisa saja mereka mengakses gadget dengan sendirinya menggunakan password yang sebelumnya Anda berikan.

Orang tua juga perlu memperhatikan kombinasi kata sandi yang digunakan untuk mengakses gadget. Gunakanlah kombinasi kata sandi yang kompleks, yang tak memungkinkan anak untuk menebaknya. Hindari penggunaan kata sandi yang mudah, misalnya seperti tanggal ulang tahun anak atau angka lain yang anak sudah familier dengannya.

8.      Laksanakan Peraturan dengan Disiplin

Sebagai orang tua, mau tak mau Anda harus bersikap tegas dalam rangka mengatasi kecanduan anak atas gadget. Jangan biarkan peraturan mengenai penggunaan gadget yang sebelumnya Anda terapkan jadi melempem begitu saja, karena kasihan atau tak tega melihat anak yang menangis atau pun mengeluarkan bujuk rayuannya pada Anda.

Sifat Anda yang tak disiplin nantinya malah akan membuat Anda menganggap sepele peraturan selanjutnya yang Anda terapkan. Oleh sebab itu, jadilah orang tua yang teguh pendirian dan disiplin dalam menerapkan peraturan penggunaan gadget pada anak. Tak lupa, jelaskan pada anak manfaat dari peraturan tersebut, agar mereka bisa lebih legawa dalam menjalankannya.

Jangan biarkan waktu berharga anak menjadi sia-sia, karena penggunaan gadget yang berlebihan dan tak bisa dikontrol. Jika anak terlanjur kecanduan atas gadgetnya, lakukan segala macam cara tepat, misalnya seperti deretan cara di atas, untuk membuat anak terlepas dari candunya atas gadget. Sebagai orang tua, Anda bertanggung jawab mengatasi kecanduan anak pada gadget.

Share This Post!

Bergabunglah dengan Pengalaman Kami!

Menjadi bagian dari JMS bukan hanya untuk program belajar yang menyenangkan,
tetapi juga untuk mengembangkan masa depan mereka.

Thank you for your message. It has been sent.
There was an error trying to send your message. Please try again later.